SELAMAT DATANG DI BLOGGER KHAIRMEN RIDHO KHAIRMEN RIDHO

Sabtu, 27 April 2019

Polsek Kaur Utara Monitoring Ke Lokasi Bencana Banjir di Kecamtan Padang Guci Hilir


Padang Guci Hilir - Izin melaporkan giat bhabinkamtibmas polsek Kaur Utara BRIPKA B. VAN HOTEN,SH
http://www.bengkulupost.co.id/2019/04/27/polsek-kaur-utara-monitoring-ke-lokasi-bencana-banjir-di-kecamtan-pagulir/
pada hari Sabtu tanggal 27 April tahun 2019
Sekira Pukul 07.30 Wib monitoring rawan bencana berupa banjir di wilayah kec. Padang Guci Hilir di dapati titik rawan bencana sbb:
1.Tergerusnya badan jalan di Desa Ulak agung sehingga jalur penghubung antara kecamatan padang guci hilir menuju kec Tanjung kemuning lumpuh total
2. Longsornya Tempat pemakaman Umum (TPU) Desa ulak agung kec Padang Guci Hilir
3. Jarak antara Sekolah Dasar (SD) Desa ulak agung dengan bibir sungai tinggal tersisa +-15 meter
4. Rusaknya lahan pertanian warga berupa tanaman jagung dengan luas +- 3 hertar dan tanaman kelapa sawit
Untuk saat ini pasca banjir bandang belum ada menelan korban jiwa
Bhabinkamtibmas menghimbau agar warga selalu hati -hati dan waspada sehubungan saat ini cuaca msh sering hujan,bila ada gangguan bencana alam agar segera menginformasikan kepada kepolisian ataupun bhabinkamtibmas
Warga desa kecamatan padang guci hilir msh merasa terganggu dg ancaman banjir saat ini
Demikian yg dapat di laporkan situasi aman terkendali.
Sumber berita : bengkulupost.co.id

Masih Tertimbun Longsor, Kawasan Desa Babat Kec Tetap Kab Kaur Belum Bisa Dilalui

KAUR – Setelah hujan dengan intensitas tinggi, Jumat (26/4) kemarin, masih ada 4 Desa lagi yang mengalami terisolir, dan belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua.
Adapun keempat Desa yang terisolir itu ialah Desa Tanjung Dalam, Desa Kepahiang, Desa Babat dan Desa Tanjung Agung Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur.
Informasi yang diperoleh dari warga bernama Ersan, saat ini jalan arah ke kawasan babat belum bisa dilalui, karena masih terdapat longsoran yang menimbuni jalan.
“Saat ini jalan arah ke kawasan babat belum bisa dilalui, karena masih terdapat longsoran yang menimbuni jalan, warga pun banyak kehilangan pakaian dan beras,” kata Ersan, Sabtu (27/4).
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada bantuan dari Pemerintah Daerah ke Desa Kawasan Babat tersebut.

KPU Terlalu Dini Simpulkan Pemilu 2019 Gagal

Menurut dia, pernyataan semacam itu terlampau dini lantaran tahapan pemilu masih berjalan hingga kini.

"Menyimpulkan bahwa Pemilu 2019 gagal, Pemilu 2019 curang menurut saya terlalu dini," tegasnya dalam diskusi bertema 'Silent Killer Pemilu Serentak' di Jakarta Pusat, Sabtu (27/4).

Yang jelas, ia menekankan bahwa Pemilu 2019 justru berlangsung lebih transparan jika dibandingkan dengan yang sebelum-sebelumnya. Transparansi yang ditampilkan itulah yang mengakibatkan partisipasi publik di banyak tempat.

"Ini tidak berarti bahwa dulu itu enggak ada partisipasi, mungkin tidak terlihat, apalagi sekarang medsos luar biasa. Jadi silakan menyimpulkan apakah ini gagal atau curang. Nanti setelah seluruh proses selesai, mari kita evaluasi sama-sama," ujarnya.

Lebih lanjut, Arief mengaku sangat berharap semua pihak untuk tidak dulu berpikir kalau pemilu ini telah gagal.

"Karena kalau semua pikir pemilu gagal, maka setiap yang kita lakukan di otak kita ini bagaimana gagal, bagaimana gagal. Tapi kalau berpikir pemilu ini sukses dan berjalan tepat waktu, maka dalam pikiran kita adalah kerjakan-kerjakan bagaimana selesai tepat waktu. Nah itu harus dibangun pikiran itu," pungkasnya. rmol.co

Ini Hitungan Sementara Caleg DPRD Kaur


Berikut data perolehan suara sementara Caleg Dapil 1  :

1. Sulaiman Rasyid (Partai Golkar) 1715 suara

2. Basarudin (Partai Golkar) 1472 suara

3. Merza (Partai Golkar) 1414 suara

4. Firjan Eka Budi (Nasdem) 1371 suara

5. Maharda Kurniawan (PPP) 1323 suara

6. Juhnan Hadi (Partai Golkar) 1317 suara

7. Najamudin (PAN) 1162 suara

8. Alpensyah (PAN) 1143 suara

9. Samsul Fajri (PDI P) 1116 suara

10. Abdul Hamid (PBB) 1108 suara

11. Deni Setiawan (Partai Demokrat) 953 suara

12. Jemi Heriansyah (PKS) 887 suara

Sedangkan untuk urutan peringkat perolehan suara Partai adalah :
 

1. Golkar 7469 suara

2. PAN 3882 suara

3. Nasdem 2454 suara

4. PPP 2330 suara

5. PKS 2007 suara

6. PDI P 1768 suara

7. Demokrat 1384 suara

8. PBB 1360 suara

Peringkat berdasarkan perolehan suara caleg untuk Dapil 2 :

1. Juraidi, S.Sos (PDI P) 1078 suara

2. Z.Muslih (PBB) 1050 suara

3. Surono (PPP) 1000 suara

4. Tri Putra. W (Hanura) 934 suara

5. Musihrin (PKB) 919 suara

6. Rolan Zuhrian (Nasdem) 882 suara

7. Burman (Golkar) 834 suara

Sedangkan perolehan suara Partai untuk Dapil 2 :


1. PBB 2571 suara

2. Hanura 2510 suara

3. PPP 2321 suara

4. Nasdem 1897 suara

5. Golkar 1536 suara

6. PDI P 1502 suara

7. PKB 1476 suara

Peringkat perolehan suara Caleg untuk Dapil 3 :


1. Diana Tuliani (Golkar) 1713 suara

2. Irawan Sumantri (Golkar) 1446 suara

3. Almizi (Golkar) 1248 suara

4. Didi Arianto (PKB) 1132 suara

5. Lias Mawati (PBB) 1132 suara

6. Irwanto Toher (Perindo) 1128 suara

7. Rahmatin Hidayat (Gerindra) 1092 suara

8. Baswidan (PDI P) 1049 suara

9. Rismadi (Hanura) 1008 suara

Sedangkan untuk peringkat Partai Dapil 3 :

1. Golkar 7613 suara

2. PDI P 2678 suara

3. PKB 2355 suara

4. Gerindra 2163 suara

5. Perindo 1688 suara

6. Hanura 1668 suara

7. PBB 1607 suara

Data diatas bukanlah acuan dari hasil KPU, akan tetapi hasil rekaptulasi dari Posko Pemda kaur yang bersipat Umum untuk publik Sumber dari http://www.rmolbengkulu.com/

9 Partai Pemilu 2019 Lolos Ambang Batas 4 Persen

Sembilan partai politik (parpol) lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen dalam Pemilu 2019 versi real countKPU. Diperkirakan sembilan parpol ini bakal duduk di kursi di DPR periode 2019-2024.
Adapun sembilan parpol yang lolos ambang batas berdasarkan real count KPUdi situs pemilu2019.kpu.go.id per tanggal Kamis 25 April 2019 adalah:
1. PDI Perjuangan : 19,59 persen
2. Partai Golkar : 14,1 persen
3. Gerindra : 11,14 persen
4. Nasdem : 10,28 persen
5. Demokrat : 8,28 persen
6. PKB : 7,96 persen
7. PKS : 7,32 persen
8. PAN : 6,75 persen
9. PPP : 4,19 persen
Sementara berdasarkan real count KPU ada tujuh parpol diperkirakan tidak lolos ambang batas dari 16 parpol yang mengikuti Pemilu 2019 secara nasional.
Dari tujuh parpol yang tak dapat kursi di Senayan, terdapat lima parpol anggota koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019, yaitu Perindo,  PSI, Hanura, PBB, dan PKPI. Tujuh partai politik itu adalah:
1. Garuda : 0,75 persen
2. Berkarya : 2,11 persen
3. Perindo : 2,78 persen
4. PSI : 1,87 persen
5. Hanura : 1,72 persen
6. PBB : 1 persen
7. PKPI : 0,34 persen
Seperti diketahui real count KPU dapat diakses di situs pemilu2019.kpu.go.id. Dalam situs menampilkan Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) sebagai akses terbuka untuk masyarakat yang ingin mengetahui sejauh mana rekapitulasi perolehan suara parpol, capres serta cawapres di Pemilu 2019. Pembaharuan data terkait rekapitulasi suara terus berlangsung di situs tersebut.
Sedangkan ambang batas sebesar perolehan 4 persen suara sebelumnya telah diatur untuk syarat parpol yang dapat menempati kursi di DPR. Aturan terdapat di Pasal 414 Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu 2019.
Pasal 414 berbunyi, (1) Partai politik peserta pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4 % (empat persen) dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR.

Sabtu, 24 Desember 2016

HKSN sebagai wujud rasa nasionalisme masyarakat

Bengkulu, KR - Dinas Kesejahteraan Sosial  Provinsi Bengkulu, melaksanakan  acara peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) yang di peringati setiap tanggal 20 Desember, yang dipusatkan di alua Balai Pengembangan Anak dan Remaja  ‘’Harapan”  Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu, pada Jumat (23/12).


Kepala Dinas Kesejateraan Sosial  Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar  menyampaikan, kegiatan kesetiakawanan sosial  adalah bagian dari nilai, sikap dan prilaku yang terus berakar pada budaya nusantara dan sebagai dimensi modal sosial untuk menumbuhkembangkan semangat kebersamaan dan  saling percaya, yang diwujudkan dengan proaktif dan rela berkorban untuk sesama, demi mewujudkan Indonesia yang sejahtera berbudaya Panscasila.


“Peringatan HKSN ini merupakan sebagai wujud dari rasa nasiionalisme pada diri masyarakat yang menumbuhkan kembali rasa kesetiakawanan sosial pada masyarakat,” sampai Rusdi, yang juga menjabat sebagai Ketua panitia kegiatan.


Sesuai dengan laporan ketua panitia, kegiatan ini melibatkan  600 orang  karyawan Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi, Kabupaten/Kota, serta mitra Pemerintah di bidang sosial  lainnya.


Berbagai kegiatan sosial telah dilaksanakan, seperti bulan Bahkti Kesetiakawanan Sosial yang di ikuti oleh Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi, Kabutaen/Kota, serta juga ada penyuluhan-penyuluhan di bidang sosial.


Puncak kegiatan ini di laksanakan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dimana Provinsi Bengkulu turut serta dengan mengutus perwakilannya.



Acara tersebut, dihadiri juga oleh Kepala Seksi Rehabiltas Luar Ruang , Kementerian Sosial (Kemensos) RI, serta instansi terkait lainnya.


Acara ini di buka langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Dalam kata sambutannya, Wagub Rohidin menyampaikan, bagi masyarakat yang kebetulan mengalami masalah sosial jangan berkecil hati, jangan pernah berputus asa, dan  merasa terpinggirkan, karena sesungguhnay letak kemuliaan seseorang bukan terletak pada status sosialnya,  tapi lebih dari itu, seseorang yang mulia adalah yang mampu  berperan dalam kehidupan masyarakat dan  lingkungannya.


“Saya harap dengan HKSN ini ada komitmen dan semangat bagi kawan-kawan kita, perlua ada komitmen dan kepedulian kita dan kerja keras, rasa simpati dan empati kita untuk membantu teman-teman kita yang mengalami permasalahan sosial, yang didukung dengan kerja nyata, tindakan yang riil,”  tutur Wagub Rohidin.


Acara tersebut dirangkai juga dengan pemberian bantuan dari pemerintah secara simbolis, kepada penyandang Disabilitas serta kepada kelompok usaha bersama, yang diberikan langsung oleh Wagub Rohidin didampingi Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar.


Rohidin berharap agar bantuan yang diberikan oleh pemerintah bagi kelompok usaha masyarakat, maupun penyandang permasalahan sosial dapat dipergunakan sebaik-baiknya, agar kedepannya nanti dapat terus berlanjut.


‘’Saya mohon agar bantuan yang diterima dapat dipergunakan dan dikelola dengan sebaik-baiknya, jangan kedepannya nanti bermasalah,’’ pintanya.(gempo88)

Rabu, 21 Desember 2016

pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok

Bengkulu, KR - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil  Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Provinsi Bengkulu, Ismed Lakoni mengatakan, pemerintah dalam hal ini pihaknya menjamin ketersediaan bahan pokok bagi kebutuhan masyarakat  dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 nanti.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ismed  setelah pihaknya melakukan pengawasanan dan pamantaun rutin terhadap barang beredar, khususnya bahan pokok di sejumlah pusat perbelanjanan yang ada di Kota Bengkulu.

“Pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat,” tegasnya, saat usai memberikan arahan kepada jajarannya sebelum turun kelapangan, di kantor DiskopUKMperindag Provinsi Bengkulu, pada Rabu pagi (21/12).

Untuk itulah, Ismed melanjutkan,  pihaknya terus melakukan pengawasan dan pemantauan  rutin bersama  tim gabungan, yang terdiri dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu serta dari UPTD Metrologi  dan juga  dari Polda Bengkulu.

 “Kegiatan rutin ini tak lepas dari arahan Gubernur kita, agar masyarakat dalam menjalani perayaan Natal dan Tahun Baru dapat merasa aman dan nyaman, terutama masalah harga bahan pokok dan ketersediaannnya,” katanya.

Disamping itu juga, tambahnya, pengawasan rutin ini dilakukan untuk memantau pergerakan serta kestabilan harga barang yang beredar di pasaran,  jangan sampai nanti terjadi hal-hal yang tidak di ketahui oleh pihaknya.

Sementara itu, dari hasil pantauan tim gabungan di lapangan, sejauh ini tidak di temukan barang yang melanggar aturan, begitu juga dengan stok bahan pokok yang tersedia di sejumlah supermarket  yang di kunjungi, masih aman.

Hal itu diketahui setelah tim gabungan menyisir pusat-pusat perbelanjaan terbesar yang ada di kota Bengkulu.

Seperti  yang katakan oleh Manager Operasional salah satu supermarket terkenal di kota Bengkulu, Arman Junaidi, untuk stok bahan pokok pihaknya telah menyiapkannya tiga bulan sebelum akhir tahun.

“Untuk stok bahan pokok masih mencukupi hingga akhir tahun ini,” sebutnya, saat di kunjungi petugas gabungan.

Begitupun dengan harga barang yang dijual, lanjut Arman,  masih dalam kondisi stabil,  walaupun ada beberapa jenis item barang kebutuhan pokok yang mulai merangkak naik, namun tidak begitu mempengaruhi minat beli masyarakat.

“Kalau masalah harga, kami melihat kondisi pasar, kami juga biasanya pada akhir tahun ada promo berupa diskon harga,” ujarnya.

Menurut salah satu petugas dari BPOM Bengkulu, Adonis mengatakan, tidak di temui lagi barang beredar yang melanggar aturan di sejumlah pusat perbelanjaan, begitu juga dengan ketersediaan barang pokok yang masih cukup,  tak lepas dari adanya penagawasan rutin yang mereka lakukan selama ini.

‘’Karena pengawasan dilakukan secara rutin, kita tidak lagi menemukan barang beredar yang melanggar aturan,” katanya singkat.(gempo88)

Sumber Berita KhairmenRidho => Dari Media Center Provinsi Bengkulu, Rakyat Bengkulu Group